Masyarakat Kabupaten Bone, sebagaimana Masyarakat
kabupaten lainnya di Propinsi Sulawesi Selatan
pada umumnya, merupakan pemeluk Agama Islam
yang taat, kehidupan mereka selalu diwarnai
oleh keadaan yang serba Religius. Kondisi
ini ditunjukkan dengan banyaknya tempat-tempat
ibadah dan Pendidikan Agama Islam.
Sekalipun demikian Penduduk Kabupaten Bone
yang mayoritas pemeluk agama Islam, tetapi
di kota Watampone juga ada Gereja dalam
arti pemeluk agama lain cukup leluasa untuk
menunaikan Ibadahnya. Keadaan ini memberikan
dampak yang positif terhadap kehidupan keagamaan
karena mereka saling hormat menghormati
dan menghargai satu dengan lainnya.
Disamping itu peran pemuka agama teruatama
para alim ulama sangat dominan dalam kehidupan
keagamaan bahkan alim ulama merupakan figur
kharismatik yang menjadi panutan masyarakat.
Dibidang pendidikan, sesuai dengan tujuan
pendidikan Nasional maka Pemkab Bone untuk
Sektor Pendidikan diarahkan pada upaya peningkatan
mutu pendidikan, dalam hal ini diharapkan
pula adanya peningkatan relevansi pendidikan
serta mempunyai keterkaitan yang sesuai
dengan kebutuhan tuntutan.
Oleh karena itu mutu pendidikan selalu ditingkatkan
sebagai upaya peningkatann SDM agar menguasai
lptek. Peningkatan SDM tersebut mernpunyai
nilai strategis karena merupakan prasyarat
mutlak bagi Daerah Kabupaten Bone untuk
mampu bersaing dalam Era Otonomi Daerah
ini.
Sedangkan mengenai pengembangan Kebudayaan
Pemkab Bone telah berupaya untuk membina
Nilai-nilai Budaya Daerah sebagai unsur
Budaya Nasional dengan berdasarkan pada
penerapan Nilai-nilai Kepribadian Bangsa.
|
Masjid
Tertua di Kab Bone |
Dibidang Kesehatan dan Kependudukan Pemkab
Bone telah berupaya untuk meningkatkan derajat
Kesehatan Masyarakat termasuk keadaan gizi
dan menciptakan NKKBS dalam rangka peningkatan
kualitas dan taraf hidup serta kecerdasan
dan kesejahteraan masyarakat. Disamping
itu Pemkab Bone telah memperluas pelayanan
Kesehatan kepada Masyarakat secara lebih
merata kepelosok Desa.