Peringatan HPSN 2017 di Kabupaten Bone

PDFPrintE-mail

Puncak kegiatan HPSN 2017 dipusatkan di Dusun Bene, kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaen Bone, Selasa 28 Februari 2017. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Daerah kabupaten Bone bersama sejumlah instansi terkait yang di buka secara lansung oleh Bupati Bone Dr.H A. Fahsar Mahdin Padjalangi,M.Si. didampingi wakil Bupati Drs.H. Ambo Dalle, M.M., dan unsur Forkopimda Bone.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan dengan penanaman bakau dan pembersihan sampah di pesisi pantai Teluk Bone di mana Bupati Bone H.Andi Fahsar turun langsung dilapangan melakukan aksi pembersihan setelah membuka acara. Melibatkan unsur pimpinan daerah, lapisan masyarakat, pelajar dan mahasiswa dari pelbagai Perguruan Tinggi tumpah ruah dalam GERAKAN BERSIH PANTAI BAJOE 2017. Mari jaga Pantai Bajoe yang bersih dan indah. Mari saling membantu bersihkan Bone tercinta.

Bupati mengatakanĀ  " Kebersihan dan keindahan adalah tanggung jawab bersama antar masyarakat dengan pemerintah dengan falsafah Bugis Bone " Rekko seddi jamangĀ  riammanengi dega sussah" yang artinya jika suatu pekerjaan dilakukan bersama-sama tidak ada yang susah. Ketika kita sama-sama berperan dalam satu pekerjaan tidak ada yang berat dengan niat menciptakan kebersihan dan keindahan, serta penanaman mangrov kirannya menjadi pelindung dan sumber kehidupan hewan di laut," kata Bupati Bone.

Selain itu, Bupati Bone juga berharap dihari Peduli sampah Nasional mencanakan agar seluruh masyarakat Bone ikut memerangi sampah dan menjadi sumber kehidupan.

"Dengan menunjukkan semua elemen harus terlibat dalam mewujudkan Bone menjadi kota yang bersih dan dapat meraih Adipura dan termasuk Kecamatan Tanete Riattang Timur menjadi salah satu wilayah penilaian Adipura 2017. Kota yang bersih adalah salah satu contoh keberhasilan program pemerintah," harapnya.

Penanaman mangrove di tepi laut Teluk Bone tersebut sangat bermamfaat, Selain membangun dam pemecah ombak, salah satu upaya alamiah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah abrasi adalah menanam pohon di sepanjang garis pantai. Mangrove merupakan jenis tanaman dengan sistem perakaran yang kompleks, rapat, dan lebat, sehingga dapat memerangkap sisa-sisa bahan organik dan endapan yang terbawa air laut dari bagian daratan. Proses itu juga menyebabkan air laut terjaga kebersihannya dan dengan demikian memelihara kehidupan padang lamun (seagrass) dan terumbu karang.

Mangrove juga dapat membentuk daratan karena endapan dan tanah yang ditahannya sehingga menumbuhkan perkembangan garispantai dari waktu ke waktu. Pertumbuhan mangrove memperluas batas pantai dan memberikan kesempatan bagi tumbuhan terestrial hidup dan berkembang di wilayah daratan.

Akar pohon mangrove juga menjaga pinggiran pantai dari bahaya erosi dan diharapkan bisa ikut mengatasi buruknya ekosistem di wilayah pantai dan tambak.


Share

SELAMAT HARI JADI BONE KE-687

PILIHAN BAHASA

Indonesian Arabic Chinese (Simplified) Dutch English French German Italian Japanese Korean Spanish Swedish Thai Vietnamese

Statistik Pengunjung

  • Content View Hits : 7647449
We have 254 guests online