Bupati Bone : Pemkab Bone Siap Mengawal dan Memfasilitasi Nelayan

PDFPrintE-mail

"Pemerintah Kabupaten Bone siap mengawal dan memfasilitasi para nelayan Bone untuk mendapatkan haknya,salah satunya adalah bantuan fasilitasi asuransi bagi nelayan dengan membayarkan premi asuransi"

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Bone Dr.H.Andi Fahsar Mahdin Padjalangi,M.Si. saat memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Asuransi Nelayan sekaligus pemberian asuransi kepada yang berhak di Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone, Selasa, 7 Februari 2017.

Sesuai semangat keberpihakan kepada nelayan,salah satunya adalah diwajibkan memberikan perlindungan termasuk asuransi sebagaimana Undang-Undang Nomor 7 tahun 2016 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam melalui program Perlindungan Nelayan yang salah satu amanatnya adalah bantuan fasilitasi asuransi bagi nelayan dengan membayarkan premi asuransi.

Lanjut Bupati, " Kita bersyukur pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan memiliki anggaran yang cukup besar untuk mengasuransikan nelayan, Perlindungan kerja pada nelayan diberikan secara menyeluruh terhadap risiko yaang mungkin timbul sejak nelayan berangkat bekerja hingga kembali ke rumah," ungkapnya.

Bupati didampingi Kadis perikanan dan kelautan, meminta masyarakat agar menggunakan asuransi sebagai payung apabila suatu saat kita terkena musibah. Bupati juga mengimbau agar masyarakat menjaga ketertiban dan keamanan di daerah masing-masing. Untuk menciptakan situasi kondusif sehingga program pemerintah Sehat, Cerdas, dan Sejahtera bisa terwujud.

Pada kesempatan itu, Bupati Bone mendampingi pihak asuransi Jasindo membayarkan asuransi kepada hak waris korban sebesar Rp 175 juta rupiah dan Rp 200 juta kepada hak waris korban.

Bedasarkan http://kkp.go.id/kementrian-kelautan-dan-perikanan/, Situs Resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Kenelayanan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap mengimplementasikan UU No 7 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam melalui program Perlindungan Nelayan.

Setelah proses pengadaan melalui LPSE KKP, maka ditetapkan pelaksana Asuransi bagi nelayan adalah PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) dengan besaran bantuan pembayaran premi sebesar Rp 175.000,- per nelayan per tahun dengan nilai manfaat bila meninggal akibat kecelakaan aktivitas usaha penangkapan ikan sebesar Rp 200.000.000, meninggal alami sebesar Rp. 160.000.000, cacat tetap sebesar Rp 100.000.000 dan biaya pengobatan sebesar Rp 20.000.000.

Verifikasi dan Validasi nelayan penerima bantuan pembayaran premi Asuransi bagi Nelayan melibatkan Jasindo, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota dan KKP yang dimulai pada awal bulan Oktober sampai dengan 21 Desember 2016, ada 12 SK penetapan Nelayan Penerima Bantuan Premi Asuransi bagi Nelayan (BPAN) dengan jumlah nelayan tertanggung sebanyak 409.498 nelayan.


(Dinas Kominfo dan Persandian)

Share

SELAMAT HARI JADI BONE KE-687

PILIHAN BAHASA

Indonesian Arabic Chinese (Simplified) Dutch English French German Italian Japanese Korean Spanish Swedish Thai Vietnamese

Statistik Pengunjung

  • Content View Hits : 7647427
We have 248 guests online